18 Januari 2023, lomba kepramukaan tingkat siaga secara offline akhirnya di adakan lagi setelah vacum selama 2 tahun selama pandemic. Lomba pramuka siaga atau sering disebut Pesta Siaga ini merupakan agenda tahunan Kwarnas Indonesia yang dilakukan secara rutin dengan system seleksi perdaerah.
Selain melatih keterampilan kepramukaan, Pesta Siaga juga dapat membentuk mental yang kuat untuk pesertanya. Peserta dididik secara intensif untuk selalu berdisiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, saling menghargai, dan karakter baik lainnya, sehingga kehadiran perlombaan ini sangat penting untuk membentuk karakter anak yang bermental Tangguh sejak dini.
Pesta Siaga memperlombakan beberapa cabang keterampilan kepramukaan, yang di lakukan secara berkelompok. Cabang lomba ini sering disebut taman, untuk menghilangkan kesan yang sangat serius untuk anak usia siaga (7-10 tahun), sehingga siswa tidak semata-mata merasa sedang lomba, namun juga sedang bermain. Setiap kelompok terdiri dari 10 orang yang disebut barung, mereka akan bekerjasama selama lomba untuk menyelesaikan seluruh tantangan yang di berikan oleh juri. Taman yang di lombakan adalah taman agama, taman pakaian seragam, taman pengetahuan umum, taman tekpram, taman tali temali, taman sandi siaga, taman kompas, taman permainan bola, taman seni budaya, taman bumbung kemanusiaan, dan taman kebersihan lingkungan.
SDN Tambakaji 01 mengirimkan 2 barung yaitu barung Putra dan barung Putri dalam Pesta Siaga tingkat Kwarran yang di adakan pada tanggal 18 Januari 2023. Perlombaan berlangsung dengan meriah hingga akhir acara. Setiap point yang didapat dalam setiap cabang dicantumkan dalam kartu kendali setiap kelompok menyelesaikan tantangan yang diberikan juri. Dalam perlombaan tersebut barung putri Tambsa mendapatkan mendali emas pada setiap cabang lombanya, sementara barung putra mendapat mendali perak pada 2 cabang lomba.
Pengumuman kejuaraan dilakukan pada hari itu juga, namum nama SDN Tambakaji 01 tidak tersebutkan dalam nama yang mendapatkan juara, hal ini cukup aneh mengingat barung putri mendapatkan mendali emas pada seluruh cabang lombanya. Setelah dikonfirmasi ternyata ada kesalahan input nilai yang dilakukan oleh panitia, sehingga menyebabkan kejuaraan direvisi. Panitia akhirnya memutuskan SDN Tambakaji 01 menjadi juara 3 bersama SDN Ngaliyan 2.